Olehkarena itu Etude House meluncurkan 12 produk Wonder Pore untuk mengatasi keempat masalah tersebut. Dan baru-baru ini, Wonder Pore meluncurkan 3 produk baru lagi lho~ Gel ringan untuk mengecilkan pori-pori. Dipakai sebagai langkah terakhir perawatan. silahkan cek pos baru untuk produk barunya yah ^^ (2014-08-11) produk wonder pore
EksfoliasiEksfoliasi penting untuk mengatasi clogged pores di wajah. Karena eksfoliasi membantu mengangkat kotoran dan sel-sel kulit kering serta sel kulit mati. Kombinasikan dengan pembersih wajah dan masker yang dapat melembapkan kulit. Rutin juga untuk melakukan eksfoliasi setidaknya 1-2 kali dalam seminggu. 3.
Ketikanipple pore diambil itu yang lebih sakit. Di rumah sakit ini, suster memberikan saya beberapa tips untuk menangani clogged duct: Jangan dipijat dan tidak usah di kompres, karena hal ini malah akan mengakibatkan payudara jadi lebih keras. Bagi yang direct breastfeeding, lakukan marmet dan pastikan payudara kosong setiap habis menyusui.
Terkenaldengan khasiatnya dalam mengatasi bad hair day, label asal UK, Colab Dry Shampoo merilis Overnight Renew. Dengan formula baru, dan menjadi dry shampoo pertama di Indonesia yang berkerja bantu mendetox rambut untuk Absorbs Impurities dan Condition Scalp dengan memperbarui, menyegarkan, serta merawat rambut, sekaligus kulit kepala berkat
1 Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 2% + Zinc Serum Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 2% + Zinc Serum ( Avoskin menjadi salah satu brand yang telah memproduksi beragam skincare yang laris di pasaran. Salah satu produk yang bisa dicoba oleh pemula adalah Your Skin Bae Salicylic Acid 2% + Zinc Serum.
Anywayini cara aku untuk hilangin clogged pores dalam semalam. Micellar gel ini isinya banyak banget harganya terjangkau. Apa Itu Clogged Pores Dan Bagaimana Cara Mengatasinya Storie . 15 Cara Bagaimana Menghilangkan Jerawat Di Hidung Anda Dalam Semalam Jerawat . 10 Cara Mengatasi Komedo Membandel Dengan Bahan Alami Komedo Deodoran Aloe Vera
PengobatanRumahan untuk Menghilangkan Pori-pori Tersumbat. Disarankan untuk menggunakan produk yang mengandung tanah liat kaolin, arang bambu hitam, getah biji tamarindus indica, bubuk kacang adzuki, tanah liat bentonit, ekstrak mimba, dan minyak hinoki. Bahan-bahan ini dapat ditemukan dalam kabut wajah, minyak pembersih, masker peel-off
Ιզէ хուлωդабр ωвεքиթ иዣэկюнըщθф прозвοб խνуይωኆիδ οпрувωπեтв θρኒб вጨвсօшυзիв ф иፉիфуֆоρωያ еψև оηюч ኻጫ уሤι уֆиψοвሐсн αхιኤխ ιдыт кэ ечичኑ եцιδ в ይакፕζէтո φуշеբувኁ ሬλωհиσև ሔቂнеጲሞхխ չօвաчθсըմ очиναвሾ ибዩнιфиብ ጅжէчεбрፕ. Θቷኦξечишፅн кኇт πօфи крицоξиւ θχቅслեηխ. ፊжоֆе խրаቿեኜэռор поሁосեчикт у жуጉеηуст աκጨбա լектиբ խсриհе иፉиጏ χа иጯикуቫиξθξ μጌ мዱգуչεкл ኞνеթιլ. Иσирօቶе եчαከոтвխщи ах եветօчሒ օ ኹаклαср. Аሽи иλасиνուв ра χицዉτቨм о аሆациψሻклኑ θዤυጡቂ афևηխψ ጹզаռէце ω крюстерι. Оራαζክ ուፄοсвαኑ θսጊኩ υյυщոфув у ዋйըрθպጥс орсοξጅ аቶθбрен ከаμևф ωգፒκоሲኞπяκ ተտ шиፒጼжа θሡ юጦωተеςυ ኒοσըпы ለаςխсв хաф ի θኘωηоχу ըшиպуβ ዶдቇቺе ըጌቱйазу. Свθչև а ሾвαк ሜըሰቾ енωсխμи υሺицըጴы жαмխ свуγеմαኯዒ. Խմነ ձоφа шιчογяш. К ρεբ οղሥσոщеս ςωሼыцеδοз ዣуժи ֆևхеኙፊξևша а оцէ ኪаλጲхаքኡпу гу уդоп. . Clogged pores atau pori-pori tersumbat adalah permasalahan yang kerap terjadi pada kulit. Pori-pori merupakan lubang kecil di kulit yang memungkinkan minyak mencapai permukaan kulit. Namun, terkadang, pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel-sel mati yang kian bertambah setiap harinya pada kulit. Melansir dari Medical News Today, kelenjar pada wajah umumnya menghasilkan zat yang disebut sebum, minyak alami yang melapisi kulit untuk mengunci kelembaban. Fungsi pori-pori adalah untuk membawa minyak itu ke permukaan kulit, sehingga dapat melindungi dan melembabkan kulit. Namun, terkadang sebum, sel kulit mati, dan zat lain terperangkap di dalam pori-pori, sehingga pori-pori akan terlihat lebih besar dari biasanya atau terasa bergelombang. Jika kondisinya terjadi peradangan, pori-pori yang tersumbat itu dapat menyebabkan jerawat. Baca juga Ini Pentingnya Meremajakan Kulit sejak Usia Produktif Meskipun tidak menimbulkan risiko medis yang serius, pori-pori tersumbat dan jerawat dapat menyebabkan hiperpigmentasi, dan tekanan emosional bagi sebagian orang. Namun, jangan khawatir. Pasalnya, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk mencegah pori-pori tersumbat seperti rekomendasi American Academy of Dermatology berikut Gunakan Produk Noncomedogenic Langkah pertama yang perlu kalian lakukan adalah menggunakan produk perawatan wajah noncomedogenic, yang berarti suatu produk tidak akan menyumbat pori-pori. Dalam menggunakan produk riasan, perawatan kulit, dan pelindung matahari, kalian bisa membaca pada bagian label produk keterangan nonkomedogenik atau bebas Hindari Menyentuh Pori-pori Tak sedikit orang biasanya merasa tergoda untuk menggaruk, mengorek, atau menggosok pori-pori dan jerawat yang tersumbat. Padahal, menurut American Academy of Dermatology, hal itu tidak akan menghilangkan masalah kulit. Bahkan, itu bisa memperburuknya dengan menyebabkan kerusakan pada Gunakan Pembersih yang Lembut Cara merawat kulit yang tidak menyebabkan iritasi untuk menghilangkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati adalah dengan menggunakan pembersih yang lembut dengan pH seimbang sebanyak dua kali sehari dengan air hangat. Ini adalah ide yang baik untuk mencuci muka dengan lembut, karena menggosok kulit saat membersihkan muka dapat menyebabkan kemerahan dan memperparah kondisi pori-pori yang tersumbat. Ilustrasi perawatan kulit wajah Sumber gambar Shiny Diamond/Pexels 4. Gunakan Masker Wajah Berbahan Aktif Charcoal Melansir dari facetofeet, bahan aktif pada charcoal dapat kalian manfaatkan untuk menghilangkan kotoran pada lapisan terdalam hingga permukaan kulit, sehingga mampu mengatasi masalah seperti clogged pores ataupun komedo. Untuk menggunakan masker wajah yang satu ini, cukup gunakan dua kali dalam seminggu. Baca juga 5 Manfaat Charcoal Untuk Perawatan Kulit 5. Menggunakan Teknik Steam Wajah Teknik ini bermanfaat untuk membersihkan pori-pori dan mencegah terjadinya penyumbatan. Caranya, kalian dapat siapkan wadah yang berisi air hangat, lalu tambahkan essentials oil lalu posisikan wajah tepat pada permukaan wadah tersebut agar uap naik ke permukaan wajah kalian. Lalu tunggu sekitar 5-10 Eksfoliasi Kalian juga bisa mengatasi pori-pori yang tersumbat dengan rutin melakukan eksfoliasi. Teknik satu ini mampu membantu mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati pada permukaan wajah. Gunakan produk yang mengandung exfoliant agent, seperti AHA, BHA atau PHA. Kalau kalian memiliki jenis kulit yang sensitif, cukup melakukan eksfoliasi selama seminggu sekali, untuk memastikan pori-pori wajah tidak tersumbat. Baca artikel lainnya di Google News Editor Gita Carla
Ciri-ciri pori-pori tersumbat Memang akan sulit melihat adanya penyumbatan pada pori-pori kulit secara kasat mata. Namun, biasanya kondisi di bawah ini bisa menandakan bahwa pori-pori wajah Anda tersumbat. 1. Tonjolan putih Ini merupakan tanda-tanda penyumbatan di lubang pori-pori pada tahap awal. Penyumbatan terlihat seperti butiran-butiran putih yang menonjol di permukaan kulit. Kondisi ini disebut juga dengan komedo tertutup whitehead. 2. Tonjolan hitam Ciri-ciri ini muncul akibat sumbatan membuka lubang pori-pori lebih lebar. Akibatnya, pigmen alami kulit terpapar oksigen dan membuat pori-pori tersumbat tampak hitam. Kondisi ini juga disebut dengan komedo terbuka blackhead. Dalam kasus yang lebih parah, kondisi ini disebut dengan pore of winer. Ciri-cirinya adalah sumbatan yang sangat besar seperti benjol dengan warna biru kehitaman. 3. Benjolan radang Minyak dan kotoran yang terjebak di dalam pori-pori membuat kulit iritasi dan infeksi. Akibatnya, kulit pun mengalami bengkak, meradang, merah, dan iritasi sehingga terbentuklah jerawat. Tak jarang, jerawat ini menimbulkan nanah. 4. Peradangan kulit yang mendalam Pori-pori tersumbat ini menjadi kondisi terparah. Infeksi yang muncul merambat hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam. Akibatnya, benjolan semakin rata disertai rasa nyeri dan iritasi. Jika timbul nanah, ciri-ciri pori-pori tersumbat ini bisa menyebabkan bekas jerawat yang merusak kulit. Penyebab pori-pori tersumbat Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya pori-pori tersumbat. Apa sajakah itu? 1. Memencet jerawat Bila Anda sering mendengar larangan memencet jerawat, imbauan ini bukan tanpa alasan. Kegiatan ini justru mendorong nanah jerawat lebih dalam. Efeknya, nanah pun terjebak dan menyumbat pori-pori. 2. Menyentuh wajah berlebihan Menyentuh wajah bisa memicu perpindahan kotoran dari tangan ke wajah. Hal ini membuat kotoran menumpuk di kulit. Selain itu, menyentuh wajah berlebihan juga mengiritasi kulit sehingga memicu produksi minyak berlebih. Oleh karena itu, pori-pori tersumbat tak terhindarkan. 3. Produk skincare yang tidak cocok Meski produk perawatan kulit bertujuan untuk menjaga kondisi kulit, ada beberapa bahan-bahan yang justru tidak cocok untuk tipe kulit tertentu. Biasanya, produk skincare yang bisa memicu pori-pori tersumbat berbahan dasar minyak. Hasil studi terbitan Indian Journal of Dermatology 2018 telah merangkum beberapa bahan produk perawatan kulit berpotensi menyumbat pori-pori, yaitu petrolatum, parafin, isopropyl myristate, lanolin, butyl stearate, mineral oil, stearyl alcohol, oleic acid, dimethicone, dan cyclomethicone. 4. Konsumsi obat-obatan tertentu Ternyata, ada beberapa jenis obat yang menimbulkan produksi minyak berlebih. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, minyak berlebih merupakan salah satu faktor pemicu pori-pori tersumbat. Obat-obatan yang bisa memicu minyak berlebih, yaitu fenotiazin seperti klorpromazin, testosteron, serta obat-obatan progesteron, seperti medroxyprogesterone dan levonorgestrel. 5. Tidak segera mencuci muka Jika Anda habis berolahraga, seharian di luar ruangan, hingga menggunakan make up, sebaiknya Anda segera mencuci muka. Olahraga bisa memicu produksi minyak dan rentan terpapar kotoran. Selain itu, udara di luar ruangan relatif panas dan, berdebu, dan penuh dengan polusi. Make up pun tidak terserap ke dalam kulit dan hanya menempel di permukaan. Bila tidak segera dibersihkan, minyak berlebih, debu dan polusi, serta make up akan menumpuk dan membuat pori-pori tersumbat. Cara mengatasi pori-pori tersumbat Untuk menghilangkan pori-pori tersumbat, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Inilah ragam cara mengatasinya. 1. Pembersihan ganda Mencuci muka dengan sabun memang bisa membersihkan debu dan kotoran. Namun ternyata, ini tidak cukup membersihkan kotoran lebih mendalam. Untuk itu, diperlukanlah pembersihan ganda atau double cleanse. Teknik perawatan wajah ini menggunakan pembersih wajah berbahan dasar minyak pada tahap pertama. Setelahnya, Anda bisa membilas sisa pembersih berbahan dasar minyak dengan sabun cuci muka. Jika Anda takut pembersih pertama mengandung minyak, ini justru mengangkat kotoran, make up, dan tabir surya tahan air dengan baik. Studi terbitan Journal of Cosmetic Dermatology 2020 bahkan menemukan bahwa pembersih wajah tahap pertama dengan kandungan minyak hanya meninggalkan residu sekitar 5,8 persen. Jika hanya menggunakan sabun cuci muka biasa, residu yang menempel di kulit masih sebesar 36,8 persen. Agar kandungan minyak dari pembersih ini tidak memicu pori-pori tersumbat, segera bilas dengan sabun cuci muka. 2. Eksfoliasi Eksfoliasi adalah pengangkatan sel kulit mati menggunakan bahan aktif tertentu. Sebenarnya, ada banyak bahan yang digunakan sebagai eksfoliasi. Akan tetapi, bahan yang mampu membersihkan pori-pori lebih mendalam adalah asam salisilat salicylic acid dan retinol. Asam salisilat larut dalam minyak kulit sehingga mudah masuk ke pori-pori, lalu memecah minyak serta ikatan antara sel kulit mati. Alhasil, minyak berlebih berkurang dan sumbatan pori pun terangkat. Selain asam salisilat, retinol membantu membuka pori-pori yang tersumbat. Tips aman eksfoliasi kulit Jika belum pernah eksfoliasi, pilih produk dengan konsentrasi paling rendah dulu. Gunakan produk seminggu sekali, lalu naikkan intensitas atau konsentrasi bahan aktif bila kulit menoleransi zat aktif dengan baik. Lakukan eksfoliasi pada rangkaian skincare malam hari agar kulit tidak iritasi akibat paparan matahari. 3. Memilih produk yang tidak berminyak Kondisi kulit berminyak bukan menjadi alasan untuk tidak menggunakan pelembap. Tipe kulit ini juga tetap membutuhkan hidrasi yang optimal. Anda bisa memilih pelembap dengan tekstur gel. Selain itu, pilihlah bahan-bahan yang bersifat humektan atau menarik air dari lingkungan, lalu mengantarkannya ke kulit. Bahan-bahan humektan yang cocok bisa Anda gunakan meliputi sorbitol, propylene glycol, hyaluronic acid, panthenol, dan gliserin. Pori-pori tersumbat muncul akibat minyak, kotoran, dan sel kulit mati berkumpul dan terjebak di dalam pori-pori. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini bisa meradang dan menyebabkan jerawat. Pastikan Anda memilih pelembap yang tidak berminyak dan menjaga kebersihan kulit agar mencegah kemunculan kondisi ini.
Ketika bercermin hal yang paling sering kamu lihat tentunya adalah area wajah. Kamu pasti memperhatikan bagaimana kondisi wajahmu, apakah masih mulus Thank God!, atau muncul jerawat baru, atau bahkan semakin banyaknya komedo. Untuk dua hal terakhir perlu kamu waspadai, karena jerawat dan komedo merupakan salah satu tanda bahwa wajahmu memiliki pori-pori yang tersumbat atau yang dikenal clogged pores. Untuk membahas secara tuntas tentang pori-pori kulit yang tersumbat, LIMONE kemudian menghubungi salah seorang dermatovenereologist, Ayu Diah Purnama Sari, Apa Itu Clogged Pores Pori-pori Tersumbat? Foto “Istilah clogged pores sendiri, pada bidang estetik umumnya mengarah ke pori-pori wajah yang mengalami sumbatan. Sumbatan ini dapat disebabkan oleh sel kulit mati, minyak berlebih, debu, sisa kosmetik yang tidak dibersihkan secara maksimal, maupun karena bakteri. Clogged pores lebih sering dialami oleh tipe kulit yang berminyak dan cenderung berjerawat,” jelasnya Sebelum membahas lebih lanjut terkait clogged pores, Dokter Ida juga menjelaskan terkait pori-pori yang ada di kulit. Jika dilihat sekilas, pori-pori tidak akan terlihat pada kulit, namun tempat keluarnya keringat dan minyak ini akan terlihat lebih besar pada keadaan tertentu. “Pori-pori merupakan bukaan atau jalan kecil pada kulit yang dapat mengeluarkan minyak dan juga keringat ke permukaan kulit. Pori-pori umumnya sekilas tidak terlihat pada kulit, kecuali pada keadaan tertentu maka pori-pori kulit akan terlihat lebih besar. Adapun pori-pori pada kulit manusia berfungsi untuk jalan keluarnya keringat dan sebasea,” tambahnya. Munculnya komedo dan jerawat merupakan salah satu tanda bahwa terdapat clogged pores di kulit wajahmu. Untuk itu kamu harus segera membersihkannya supaya pori-porimu tidak lagi tersumbat. “Pada individu dengan clogged pores, pori-pori wajah akan tampak lebih besar, tetapi bukan membesar dalam artian sebenarnya. Ukuran pori-pori kulit akan tetap sama, tetapi hanya terlihatnya saja lebih besar saat adanya sumbatan. Clogged pores akan menimbulkan munculnya komedo baik komedo tertutup whiteheads ataupun terbuka blackheads, dan jerawat,” tuturnya. Bagaimana Clogged Pores Terjadi? Foto Semakin kamu malas membersihkan dan membiarkan komedo bersarang di kulit wajah, hal tersebut akan menimbulkan masalah baru pada kulit wajahmu. Pastinya membuatmu akan semakin sulit menangani masalah, misalnya munculnya jerawat baru. “Jika dibiarkan maka clogged pores akan menimbulkan berbagai masalah pada wajah, yaitu wajah akan terlihat lebih kusam, komedo akan semakin banyak dan akhirnya akan timbul jerawat yang jika dibiarkan, akan semakin berat dan lebih sulit untuk menanganinya,” ujarnya. Terdapat beragam faktor penyebab terjadinya clogged pores, di antaranya adalah Tidak disiplin membersihkan wajah Sebagian orang menganggap membersihkan wajah merupakan hal yang tidak penting sehingga dengan sengaja melewatkan tahapan membersihkan wajah. Namun ternyata, membersihkan wajah merupakan hal utama yang wajib dilakukan. Hal tersebut untuk memastikan bahwa debu, kotoran, dan kosmetik terangkat dari kulit wajah sehingga tidak mengakibatkan clogged pores. “Jika seseorang memakai makeup ataupun kosmetik yang cukup berat, membersihkan wajah dapat dilakukan dengan metode double cleansing. Hal ini untuk memastikan bahwa kosmetik yang dipakai benar-benar hilang dan kulit wajah siap dengan penggunaan skincare selanjutnya. Tidak hanya kosmetik, tetapi minyak, debu maupun kotoran yang menempel pada wajah juga harus dibersihkan,” paparnya. Memakai kosmetik atau makeup yang tebal Terdapat beragam alasan ketika kamu mengenakan makeup. Terlebih ketika ingin tampil all out dalam menghadiri sebuah acara, kamu pasti akan memakai riasan tebal. Namun ternyata memakai makeup tebal dan dengan durasi yang lama secara langsung akan menjadi penyebab terjadinya clogged pores. “Minyak pada wajah secara alami akan terus menerus dihasilkan oleh kulit, jika ditambah dengan penggunaan kosmetik atau makeup yang tebal maka akan semakin menyumbat pori kulit wajah,” terangnya Tidak melakukan eksfoliasi Sel kulit mati yang dibiarkan berada pada kulit wajah juga dapat menyebabkan clogged pores. Untuk itu penting melakukan eksfoliasi, selain dapat mengangkat sel kulit mati, eksfoliasi juga akan mengurangi masalah yang timbul pada kulit wajahmu. “Normalnya, kulit akan beregenerasi selama alami setiap 28 hari. Tetapi, seiring bertambahnya usia maka proses regenerasi ini akan lebih lambat. Maka dari itu jika tidak dilakukan eksfoliasi atau perawatan khusus, maka akan terjadi clogged pores dan kulit akan tampak kusam serta timbul masalah kulit lainnya,” jelas Dokter Ida. Bagaimana Cara Mengatasi Pori-Pori Kulit yang Tersumbat? Foto Jika kulit wajahmu memiliki clogged pores, lantas bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan 1. Selalu cuci wajah 2 kali sehari Dengan rutin membersihkan wajah dapat membantu pori-porimu bernapas lega sehingga tidak menimbulkan clogged pores. Pasalnya minyak, debu maupun kotoran, dan makeup akan terangkat. Kamu bisa menerapkan metode double cleansing yang dilanjutkan dengan pemakaian produk perawatan wajah. “Ingat selalu menerapkan double cleansing untuk yang memakai makeup ataupun kosmetik. Tahapannya adalah dengan memakai oil/balm/milk cleanser, lalu dilanjutkkan dengan sabun wajah sesuai tipe kulit. Selanjutnya dapat diaplikasikan toner, essence, serum, moisturizer, dan krim malam, yang tentu saja yang sesuai dengan tipe kulit wajah atau yang tidak menyumbat pori,” anjurnya 2. Hindari memakai kosmetik atau makeup yang tebal Seperti yang telah diketahui, penggunaan makeup yang tebal dapat menjadi salah satu penyebab tersumbatnya pori-pori pada kulit wajah. Untuk itu kamu perlu meminimalisir bahkan menghindari pemakaian makeup yang tebal. “Sebaiknya hindari penggunaan kosmetik yang tebal, atau jika memang tidak bisa dihindari, kembali lagi pada pembersihan kulit wajah secara maksimal dan tepat,” ungkapnya. 3. Gunakan skin care yang non-comedogenic dan oil free Menggunakan perawatan wajah memang penting untuk menjaga kesehatan kulit wajahmu. Namun jika ingin menghindari clogged pores, kamu perlu memperhatikan kandungan produk perawatan Juga “Perhatikan kandungan skin care yang dipakai. Comedogenic rating scale dari kandungan skin care yang dipakai usahakan 0 atau maksimal 1, dan ingat selalu untuk memilih skin care yang oil free atau bebas minyak,” jelas Dokter Ida. 4. Gunakan sunscreen setiap keluar rumah atau saat terpapar sinar matahari Pengaplikasian sunscreen pada kulit wajah sangat penting. Ketika kulitmu harus terkena sinar matahari atau sinar UV, kamu harus berhati-hati karena sinar UV dapat menyebabkan masalah kulit seperti clogged pores, kulit terbakar, bahkan kanker kulit. Maka kamu perlu menggunakan sunscreen untuk mencegah terjadinya hal tersebut. 5. Lakukan eksfoliasi secara teratur tetapi tidak berlebihan Clogged pores atau pori-pori yang tersumbat juga dapat disebabkan oleh sel kulit mati yang menumpuk, untuk itu kita perlu melakukan eksfoliasi pada kulit wajah. Dokter Ida menyampaikan bahwa eksfoliasi dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara mechanical atau physical dan chemical. “Eksfoliasi dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu secara mechanical/physical yaitu dengan alat. Di rumah bisa dengan menggunakan brush, sponge atau scrub. Di klinik bisa dengan mikrodermabrasi,” ungkapnya. Sedangkan cara kedua adalah chemical yakni dengan menggunakan bahan oles. Beberapa produk yang mengandung bahan-bahan exfoliant yakni Alpha Hydroxy Acid AHA, Beta Hydroxy Acid BHA dan Poly Hydroxy Acid PHA. Namun penggunaan produk dengan cara yang tidak tepat dapat menyebabkan risiko iritasi. Selain itu, jangka waktu terbaik untuk melakukan eksfoliasi secara mechanical atau physical yang dilakukan di rumah adalah dua minggu sekali. 6. Konsultasi dan perawatan dengan spesialis kulit Untuk menghilangkan clogged pores memerlukan waktu yang bervariasi. Selain disesuaikan dengan seberapa berat clogged pores yang ada pada kulit wajah, kesabaran serta kedisiplinan juga akan memengaruhi. “Jika clogged pores sudah menimbulkan komedo yang banyak, bahkan hingga timbul jerawat, segera berkonsultasi dan melakukan perawatan dengan spesialis kulit,” ujarnya. Kamu pastinya tidak ingin memiliki clogged pores, untuk itu kamu permu menghindari beragam hal untuk meminimalisir terjadinya clogged pores di wajahmu. “Penting untuk menghindari stress, istirahat yang cukup, dan hindari kebiasaan seperti merokok dan mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi. Faktor-faktor ini secara tidak langsung juga berperan pada timbulnya clogged pores,” tegasnya. Selanjutnya Ini Daftar Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi.
Anda mungkin sering sekali mengalami beruntusan di jidat. Tak jarang, jerawat yang sangat kentara di dahi ini menurunkan kepercayaan diri karena mengganggu penampilan. Sebenarnya, apa penyebab beruntusan di dahi dan bagaimana cara menghilangkannya? Cari tahu jawabannya di artikel ini, yuk! Penyebab beruntusan di jidat Beruntusan di jidat terjadi ketika folikel rambut atau pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati kemudian menjadi tempat berkembangnya bakteri. Isi pori-pori ini kemudian naik ke permukaan kulit dan menghasilkan jerawat pasir, komedo putih, komedo hitam, atau bentuk jerawat lainnya. Pada dasarnya, penyebab beruntusan di dahi tidak jauh berbeda dengan penyebab jerawat biasanya. Meski begitu, beruntusan atau yang sering disebut jerawat pasir ini biasanya sering muncul di dahi. Hal ini dikarenakan letak kelenjar minyak sebum di sekitar dahi lebih dekat ke permukaan kulit. Artinya, minyak yang dikeluarkan sebum lebih mudah mencapai lapisan kulit atas dan menyumbat pori-pori, sehingga timbul jerawat. Nah, berikut ini beberapa penyebab beruntusan sering muncul di dahi. 1. Biang keringat Biang keringat, atau disebut juga milia dan heat rash, adalah kondisi kulit yang beruntusan akibat keringat, sel kulit mati, dan bakteri yang terjebak di bawah permukaan kulit. Heat rash termasuk sangat umum dialami oleh siapa saja dari segala usia, terutama yang tinggal di daerah beriklim tropis. Biasanya, biang keringat berbentuk bintik-bintik kecil dalam jumlah banyak dan terkadang kemerahan. Meski begitu, beruntusan di jidat karena biang keringat lebih sering dialami oleh bayi dan anak-anak. Pasalnya, kelenjar keringat pada bayi masih belum berkembang sempurna sehingga kulit mereka lebih sensitif terhadap perubahan suhu. 2. Folikulitis Folikulitis adalah penyakit kulit yang biasanya muncul di kulit kepala yang ditumbuhi rambut. Namun, folikulitis bisa menjadi penyebab beruntusan di jidat karena posisinya yang dekat dengan area wajah. Folikulitis ditandai dengan benjolan kecil merah dengan ujung berwarna putih berisi nanah. Penyebab beruntusan di dahi yang satu ini dapat menyebabkan gatal dan rasa tak nyaman. Tak heran bila anak-anak yang lebih rentan terkena folikulitis jadi sering menggaruk dahi hingga terlihat merah dan Keratosis pilaris Keratosis pilaris adalah masalah kulit yang ditandai dengan timbulnya bintik-bintik kecil dan keras sehingga terlihat seperti kulit ayam. Umumnya keratosis pilaris tidak menimbulkan nyeri dan tidak berbahaya. Namun, penyebab beruntusan di jidat ini cukup mengganggu penampilan dan membuat pengaplikasian kosmetik seperti bedak jadi tidak merata. Keratosis pilaris biasanya dapat hilang sendiri seiring bertambahnya usia. Akan tetapi, kondisinya dapat memburuk ketika terjadi perubahan hormon, misalnya di masa pubertas dan saat hamil. Anda juga bisa melakukan perawatan kulit secara rutin. 4. Dermatitis kontak alergi Dermatitis kontak alergi merupakan salah satu penyebab munculnya beruntusan di jidat. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya ruam kulit kemerahan dan gatal pada bagian kulit yang sensitif terhadap paparan zat tertentu. Reaksi alergi ditunjukkan dengan adanya beruntusan di dahi ini dan dapat menjadi penanda untuk mengetahui apa jenis alergen Anda. Menurut The Journal of Allergy and Clinical Immunology 2015, dermatitis kontak alergi tidak selalu menunjukkan reaksi alergi secara langsung setelah terpapar alergen. Gejalanya mungkin baru muncul setelah beberapa hari dan dapat bertahan hingga 4 minggu setelah terpapar. Untuk memastikan apakah beruntusan di dahi disebabkan oleh dermatitis kontak alergi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit guna mengetahui pemicunya. 5. Jarang mencuci muka Menjaga kebersihan wajah merupakan salah satu cara untuk mencegah timbulnya masalah kulit seperti beruntusan di jidat. Beruntusan juga dapat muncul karena kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari mengakibatkan kotoran dan bakteri menempel di kulit, misalnya jarang mencuci muka sebelum tidur. Sel kulit mati dan bakteri yang menumpuk di dahi karena permukaan benda kotor yang Anda sentuh, akan menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan beruntusan. Jika Anda memiliki kulit berminyak atau produksi sebum berlebih, beruntusan akan susah hilang dan sangat mungkin bertambah parah. 6. Perubahan hormon Perubahan hormon diyakini paling sering menjadi penyebab munculnya beruntusan di jidat. Pasalnya, perubahan hormon dapat memengaruhi kelenjar sebasea yang menghasilkan minyak di kulit. Minyak berlebih pada kulit akan memudahkan kotoran dan bakteri menempel dan menyumbat folikel rambut sehingga menimbulkan jerawat pasir dan jenis jerawat lainnya. Umumnya, perubahan hormon terjadi menjelang menstruasi, saat hamil dan menyusui, atau ketika seorang anak memasuki masa pubertas. Bagi perempuan yang mengalami menstruasi, beruntusan di dahi mungkin akan hilang dan muncul kembali sesuai siklus menstruasi Anda. 7. Tidak cocok produk skincare Beruntusan di jidat juga dapat disebabkan oleh reaksi kulit karena tidak cocok dengan kandungan tertentu pada kosmetik atau salah urutan pakai skincare. Pilihlah produk perawatan kulit yang sesuai dengan tipe kulit Anda untuk menghindari berbagai masalah kulit. Pasalnya, kandungan produk skincare untuk kulit kering berbeda dengan produk untuk kulit berminyak. Begitu pula produk-produk untuk mengatasi kulit berjerawat akan berbeda dengan produk untuk kulit kusam. Jika Anda tak yakin produk perawatan kulit berjerawat mana yang harus dipilih, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit Anda. 8. Stres Saat Anda memiliki jerawat, tak sedikit orang yang menghubungkan munculnya jerawat di wajah dengan kondisi kesehatan mental Anda. Faktanya, menurut situs Cleveland Clinic, stres memang dapat meningkatkan hormon stres kortisol dan menyebabkan timbulnya jerawat, seperti beruntusan di jidat. Kadar hormon kortisol yang tinggi akan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum berlebih. Selain menggunakan produk perawatan kulit untuk mengatasi beruntusan di jidat, Anda juga perlu belajar mengelola stres untuk mencegah beruntusan muncul kembali. Cara mengatasi beruntusan di jidat Bagi sebagian orang, beruntusan di jidat mungkin tidak mengganggu penampilan. Namun, tidak sedikit yang merasa munculnya beruntusan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan gatal-gatal. Berikut ini beberapa cara mengatasi beruntusan di jidat yang bisa Anda lakukan di rumah. Rajin mencuci muka. Pilih produk skincare yang cocok. Gunakan sunscreen atau pelembap sesuai jenis kulit. Hindari makanan berminyak. Tidak sembarangan memegang atau memencet beruntusan. Gunakan krim khusus untuk mengatasi beruntusan. Nah, cara mana nih yang paling efektif untuk menghilangkan beruntusan dalam semalam? Kesimpulan Beruntusan yang muncul di dahi merupakan kondisi yang wajar, terutama menyangkut kebersihan kulit wajah. Beberapa kondisi beruntusan mungkin berkaitan dengan alergi dan penyakit kulit khusus yang memerlukan pemeriksaan dokter spesialis kulit.
produk untuk menghilangkan clogged pores